Keberhasilan kawasan industri di China selain karena kebijakan insentif ekonomi, faktor utamanya adalah kesuksesan model birokrasi baru yg disebut Komite manajemen kawasan ini.
Tanpa lembaga ini, investor tetap harus menghadapi birokrasi lama yang berlapis-lapis. Dengan adanya Guanweihui, pelayanan menjadi lebih cepat, koordinasi lebih sederhana, dan pemerintah daerah memiliki organisasi yang secara khusus bertugas menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Inilah sebabnya banyak akademisi internasional menggambarkan kawasan industri di China sebagai state spatial experiment atau experimental regionalism. Kawasan-kawasan tersebut bukan sekadar lokasi pembangunan pabrik, melainkan laboratorium tempat China menguji model birokrasi, regulasi, dan tata kelola baru sebelum diterapkan secara lebih luas di seluruh negeri.
