Skip to content
China Technology Observer China Technology Observer

  • Home
  • Bandung & China
  • About Us
  • Contact Us
China Technology Observer
China Technology Observer

Teknologi China dan Akhir Narasi “Copycat Technology”

Avatar photo Helmi Himawan, 29 December, 202529 December, 2025

Selama bertahun-tahun, satu kalimat terus berulang setiap kali membahas teknologi China: mereka hanya meniru Barat. Narasi ini terdengar sederhana, mudah dicerna, dan nyaman bagi banyak pihak. Namun data terbaru menunjukkan bahwa narasi itu hanyalah mitos, sebuah argumen yang semakin sulit dipertahankan.

Jika menilik perjalanan industrialisasi global, meniru teknologi bukanlah penyimpangan. Jepang melakukannya pada dekade 1950–1970. Korea Selatan menempuh jalur serupa pada 1970–1990. Bahkan Amerika Serikat sendiri, pada abad ke-19, banyak mengadaptasi teknologi Eropa. Imitasi adalah fase belajar awal—bukan tujuan akhir.

Yang menarik dari China bukanlah fakta bahwa negara ini pernah meniru, melainkan seberapa cepat ia meninggalkan fase tersebut.


Lonjakan yang Tidak Landai

Data publikasi ilmiah global selama dua dekade terakhir memperlihatkan perubahan struktur yang jelas. Pada 2005, jumlah paper ilmiah China masih jauh tertinggal dari Amerika Serikat dan Uni Eropa. Namun sejak awal 2010-an, grafiknya menanjak tajam. Sekitar 2014–2015, China menyalip Amerika Serikat dalam jumlah publikasi ilmiah tahunan. Setelah itu, jarak tidak menyempit—justru melebar.

Per 2024, China memproduksi lebih dari 400 ribu paper ilmiah per tahun. Amerika Serikat berada di kisaran 300 ribu. Uni Eropa sedikit di bawahnya. Ini bukan pertumbuhan linear, melainkan lonjakan struktural.

Jika pertumbuhan ini hanya hasil peniruan, kurvanya akan cenderung datar setelah fase awal. Yang terjadi justru sebaliknya: konsistensi kenaikan selama hampir 20 tahun. Fenomena ini menunjukkan akumulasi kapasitas riset—dari pendidikan, pendanaan, hingga integrasi riset dengan industri.

* Data grafik: aproksimasi konservatif, konsisten dengan tren Scopus, Web of Science, Nature Index


Paten sebagai Jejak Kepemilikan

Lebih mencolok lagi terlihat pada data paten. Menurut indikator global dari World Intellectual Property Organization, China saat ini menyumbang hampir separuh dari total pengajuan paten dunia. Angkanya mendekati 1,8 juta aplikasi per tahun. Amerika Serikat berada di kisaran 500 ribu. Uni Eropa lebih rendah lagi.

Paten bukan sekadar angka administratif. Ia adalah klaim kepemilikan atas solusi teknis. Meniru teknologi tidak memerlukan pendaftaran paten dalam skala masif. Justru sebaliknya: paten diajukan ketika ada diferensiasi, modifikasi, atau solusi baru yang ingin dilindungi.

Lonjakan paten China sejak 2010 menandai pergeseran penting: dari technology adopter menjadi technology owner. Ini bukan proses instan, melainkan hasil kebijakan jangka panjang yang mendorong riset terapan, komersialisasi inovasi, dan keterlibatan industri.

* Data grafik: berbasis tren WIPO (World Intellectual Property Organization)


Skala Mengubah Logika Inovasi

Salah satu faktor pembeda utama China adalah skala. Dengan populasi lebih dari satu miliar orang, teknologi tidak cukup hanya “berfungsi”. Ia harus bekerja dalam kondisi ekstrem: kota padat, logistik masif, dan adopsi serentak dalam waktu singkat.

Di sinilah banyak solusi Barat tidak sepenuhnya relevan. Sistem pembayaran, transportasi, energi, hingga layanan digital di China berkembang bukan karena ingin berbeda, tetapi karena tuntutan realitas domestik. Inovasi lahir dari kebutuhan, bukan sekadar dari laboratorium.

Pendekatan ini menghasilkan inovasi yang bersifat applied: cepat diuji, cepat gagal, dan cepat diperbaiki. Bukan selalu revolusioner di atas kertas, tetapi sangat efektif di lapangan.


Dari Produk ke Sistem

Perubahan lain yang sering luput dari perhatian adalah pergeseran fokus China dari produk ke sistem. Bukan hanya aplikasi, perangkat, atau mesin, melainkan keseluruhan ekosistem: riset, manufaktur, distribusi, hingga implementasi.

Model ini berbeda dari pola Barat yang lebih terfragmentasi. Di China, negara berperan sebagai koordinator strategis, industri sebagai eksekutor, dan akademisi sebagai pemecah masalah teknis. Hasilnya adalah kecepatan inovasi yang tinggi—bukan hanya dalam menciptakan teknologi, tetapi dalam membuatnya matang dan siap pakai.


Narasi yang Ketinggalan Zaman

Narasi “China hanya meniru” kini semakin terlihat sebagai produk politik dan psikologis, bukan analisis teknis. Ia mengabaikan data, menutup mata terhadap tren jangka panjang, dan menyederhanakan realitas yang kompleks.

Ini bukan berarti China telah unggul di semua aspek. Amerika Serikat dan Eropa masih memimpin di banyak riset fundamental dan kualitas puncak. Namun lanskap teknologi global tidak lagi satu arah. China telah menjadi pusat produksi pengetahuan dan kekayaan intelektual yang tak bisa diabaikan.

Kesimpulannya sederhana: China memang pernah meniru. Tapi hari ini, China berinovasi dengan caranya sendiri. Dan dunia teknologi global sedang menyesuaikan diri dengan kenyataan baru itu.

***
Selamat tahun baru 2026.

China Tech

Post navigation

Previous post
@icct.asia

Apakah benar teknologi China sudah unggul di dunia? ini pendapat Amerika Serikat sendiri. #china #chinatechnology #teknologichina

♬ original sound - ICCT - ICCT
@icct.asia

Project 211 dan 985 Usaha untuk menjadi world class university di China. Apakah Rp 18 trilliun (USD 2,2 milyar di tahun 2000) itu besar? Pada tahun 1995, saat project 211 mulai, pendapatan fiskal China sekitar USD 75,2 miliar, jadi hanya 3% dari pendapatan negara. Tahun 2017 saat program Double First-class Plan dimulai, pendapatan China sudah mencapai USD 2,69 trilliun (salah satu faktornya adalah ekspor produk teknologi, hasil investasi di pendidikan tinggi). Otomatis anggaran peningkatan kualitas pendidikan tinggi juga segede gaban di 2017. Sebagai perbandingan estimasi pendapatan fiskal Indonesia di 1995 sekitar USD 30,2 miliar. Tahun 2017 menjadi USD 118 miliar. Orang bilang, saat yang paling tepat menanam pohon adalah 70 tahun yang lalu. Tetapi kalau dulu kita lupa menanam, saat terbaik adalah sekarang. #chinatechnology #teknologichina #china #project211

♬ original sound - ICCT - ICCT
©2026 China Technology Observer