Skip to content
ICCT.asia ICCT.asia

  • Home
  • Bandung & China
  • About Us
  • Resources
ICCT.asia
ICCT.asia

  • TikTok
  • Instagram
  • YouTube
Ep

Hunting Teams Kota Hefei, Anhui

Helmi Himawan, 6 June, 20267 June, 2026

Ketika Sun Jinlong — seorang Doktor Ekonomi — menjabat sebagai pemimpin kota, ia memutuskan untuk tidak menunggu investor datang. Ia merekrut hampir seribu SDM terbaik, melatih mereka bukan dengan protokol birokrasi melainkan dengan analisis industri global, lalu mengirim mereka ke Shenzhen, Shanghai, dan Guangzhou untuk berburu startup secara langsung. Pasukan ini — yang dikenal sebagai Hunting Teams — menghabiskan minimal dua ratus hari per tahun di luar kota.

Yang membuat mereka berbeda bukan semangatnya, tapi cara mereka masuk ke ruang CEO. Tim dari kota-kota lain datang membawa brosur berisi foto pejabat dan tabel diskon pajak. Tim Hefei datang membawa laporan analisis rantai pasok industri yang tebalnya menyaingi riset bank investasi papan atas. Mereka tahu persis di mana titik lemah startup tersebut, berapa biaya logistik yang bisa dipangkas jika pindah ke Hefei, dan berapa lulusan USTC bidang spesifik yang tersedia setiap tahunnya. Mereka tidak menjual kota — mereka menjual solusi bisnis.

Continue Reading
Ep

Guizhou, (Dahulu) Provinsi Termiskin di China

Helmi Himawan, 29 May, 202630 May, 2026

Pada 2014, Gubernur Chen Min’er duduk di hadapan peta Guizhou dan mengajukan pertanyaan yang tidak mudah: Apa yang dimiliki Guizhou yang tidak dimiliki provinsi lain? Bukan pelabuhan, bukan jalan tol, bukan cluster industri yang sudah mapan. Yang ada hanyalah pegunungan, sumber air yang melimpah, dan udara yang sejuk sepanjang tahun.

Dari sana lahir sebuah lompatan logika yang sederhana namun berani. Data center — tulang punggung ekonomi digital — adalah mesin yang sangat haus energi dan sangat sensitif terhadap panas. Ia butuh listrik murah dan pendinginan konstan. Guizhou punya keduanya secara alami: suhu tahunan rata-rata 15°C yang memangkas biaya pendingin udara lebih dari separuh, ditambah pembangkit listrik tenaga air yang melimpah dari sungai-sungai pegunungan.

Continue Reading
Ep

Scenario-Based Policy

Helmi Himawan, 20 May, 202622 May, 2026

Banyak teknologi paling menjanjikan abad ini terjebak dalam apa yang disebut para ekonom sebagai Valley of Death — Lembah Kematian Inovasi. Universitas mampu menciptakan prototipe komunikasi 6G, robot humanoid berbasis AI (embodied AI), antarmuka otak-komputer (brain-computer interface), hingga taksi terbang listrik (eVTOL). Namun industri enggan membelinya.

Alasannya sederhana namun mematikan: teknologi-teknologi itu belum memiliki pasar yang matang, regulasi yang jelas, atau rekam jejak keselamatan di lapangan. Tidak ada yang mau menjadi pembeli pertama dari sesuatu yang belum pernah terbukti. Akibatnya, hasil riset brilian terkubur di lemari arsip laboratorium.

Continue Reading
Ep

Sistem Riset Industri China dan Lahirnya Produk Teknologi Tinggi

Helmi Himawan, 16 May, 202616 May, 2026

Melalui strategi ini, pemerintah memberikan insentif pajak dan subsidi besar bagi perusahaan yang memiliki stasiun riset. Ini membuat industri teknologi China mulai bergeser dari manufaktur rendah (low-tech) ke arah manufaktur menengah-tinggi (mid-to-high tech). Perusahaan-perusahaan ini mendapatkan status “High-Tech Enterprise” yang memberikan potongan pajak penghasilan badan dari 33% menjadi hanya 15%. Hal ini menciptakan siklus di mana riset tidak hanya menghasilkan teknologi, tapi juga keuntungan finansial langsung bagi perusahaan.

Continue Reading
Ep

Proteksi Ekonomi Lokal di China

Helmi Himawan, 8 May, 202615 May, 2026

Salah satu contoh terkenal adalah “perang biaya plat nomor” antara Shanghai dan Provinsi Hubei pada akhir 1990-an. Dengan alasan mendorong industri otomotif lokal, pemerintah Shanghai menetapkan harga minimum sebesar 20.000 yuan untuk merek lokal dan 98.000 yuan untuk merek non-lokal. Sebagai balasan, Provinsi Hubei—yang merupakan basis dari Dongfeng Auto—mengenakan biaya tambahan sebesar 70.000 yuan kepada pembeli Santana untuk “membantu pekerja perusahaan yang sedang mengalami kesulitan”

Continue Reading
Ep

Hubungan Industri Teknologi Tinggi dan Kampus

Helmi Himawan, 2 May, 20262 May, 2026

Di China, ibaratnya industri teknologi dan universitas tinggal serumah, pergi makan bersama, berdiskusi setiap waktu. Perubahan kebutuhan di dunia industri dengan cepat diakomodasi dalam kurikulum pembelajaran, sebaliknya hasil penelitian laboratioum juga bisa diproduksi dalam waktu yang lebih singkat. Di banyak negara berkembang lain, kondisinya berbeda sama sekali. Kampus dan industri seperti tinggal di rumah terpisah. Masing-masing sibuk dengan urusannya. Mereka hanya bertemu sesekali saat kondangan untuk tukar menukar kartu nama.

Continue Reading
  • Previous
  • 1
  • 2
  • 3
  • …
  • 5
  • Next
@icct.asia

Apakah benar teknologi China sudah unggul di dunia? ini pendapat Amerika Serikat sendiri. #china #chinatechnology #teknologichina

♬ original sound - ICCT - ICCT
@icct.asia

Project 211 dan 985 Usaha untuk menjadi world class university di China. Apakah Rp 18 trilliun (USD 2,2 milyar di tahun 2000) itu besar? Pada tahun 1995, saat project 211 mulai, pendapatan fiskal China sekitar USD 75,2 miliar, jadi hanya 3% dari pendapatan negara. Tahun 2017 saat program Double First-class Plan dimulai, pendapatan China sudah mencapai USD 2,69 trilliun (salah satu faktornya adalah ekspor produk teknologi, hasil investasi di pendidikan tinggi). Otomatis anggaran peningkatan kualitas pendidikan tinggi juga segede gaban di 2017. Sebagai perbandingan estimasi pendapatan fiskal Indonesia di 1995 sekitar USD 30,2 miliar. Tahun 2017 menjadi USD 118 miliar. Orang bilang, saat yang paling tepat menanam pohon adalah 70 tahun yang lalu. Tetapi kalau dulu kita lupa menanam, saat terbaik adalah sekarang. #chinatechnology #teknologichina #china #project211

♬ original sound - ICCT - ICCT
©2026 ICCT.asia